Oleh :
Supardi Tyastomo
Adalah Kenmaos seorang kepala rumah
tangga dari sebuah keluarga kecil yang tinggal di lereng Gunung Ungaran.
Kenmaos sendiri adalah nama yang diberikan oleh kedua orang tuanya dengan
harapan kelak di kemudian hari akan menjadi sosok pembaca seutuh usia. Persis
sebagaimana yang telah menjadi impian kedua orang tuanya, Kenmaos yang kini
telah menetap di suatu perumahan sederhana wilayah ibukota Kabupaten Semarang,
bersama istri dan kedua anaknya mencoba membangun tradisi membaca di
lingkungannya. Memang bukan pekerjaan yang mudah dan bergengsi. Pandangan acuh
dari tetangga-tetangga pun tak luput menimpanya. Tidak jarang pula sang istri
ikut tampil dengan wajah cemberut kalau
asap dapur mulai surut kepulan asapnya. Tapi itulah Kenmaos. Meski sang istri
bermuka masam dan tetangga kanan kiri mulai menebar kasak kusuk tak sedap,
Kenmaos tetap saja asyik dengan
buku-bukunya. Kesehariannya tak lepas dari buku. Barangkali hanya pada saat
tidur saja dia tidak pegang buku, karena di kamar mandi pun sengaja ia
menenteng buku ukuran supermini agar bisa ditaruh di kantong sakunya, sehingga
sang buku dapat turut serta menemaninya di dalam kamar mandi.



