Teras Baca TSORAYA,
Berani Beda Berani Membaca….
![]() |
teras baca Tsoraya |
Desa Wujil Kecamatan Bergas. tepat hari
Minggu, 8 Januari 2012 jam 9 pagi, satu persatu anak-anak mulai berdatangan ke
sebuah rumah. Spanduk MMT terpasang jelas dari Kejauhan, Teras Baca Tsoraya.
Dengan
penuh semangat, anak-anak dating untuk mengikuti lomba; Lomba Mewarnai bagi
anak PAUD dan TK, Lomba Menggambar untuk Kategori A SD/MI Kelas 1-3 dan Lomba
Menggambar Kategori B Kelas 4-6.
Sulaiman Jazuli, 30th,
sang empunya Teras Baca Tsoraya menjelaskan bahwa, “Kegiatan sosialisasi ini untuk mengenalkan keberadaan Teras Baca
Tsoraya kepada warga wujil dan sekitarnya. Penuh sesak teras rumah dan
ruang tamu. “Walaupun banyak keterbatasan
dan penuh kendala, tapi kami memberanikan diri membuat perpustakaan mini ini”,
tambah Sulaiman Jazuli yang akrab dipangil Sule ini.
![]() |
game: siapa berani cerita... |
Dengan dukungan dari Kantor Perpustakaan dan
Arsip Daerah Kabupaten Semarang, Mobil Perpustakaan keliling memberikan
pelayanan baca di tempat. Juga memberikan beberapa hadiah kejutan dalam game
ringan siapa berani bercerita. Selain siapa berani bercerita, game yang bertujuan agar anak-anak
berani tampil di didepan juga siapa berani bernyanyi yang mendapatkan bingkisan
dari perpustakaan keliling.
Bapak
Tri Wijayanto, Wakil dari Perpustakaan Daerah juga memberikan harapan dalam
sambutannya sesaat sebelum penyerahan hadiah lomba, ”Semoga keberadaan embrio perpustakaan berwujud Teras Baca Tsoraya ini
mampu memacu anak-anak menjadi generasi yang gemilang di masa yang akan datang”.
Setelah acara berakhir,
dilanjutkan pembenahan administrasi perpustakaan dari tim volunteer
perpustakaan. Dengan koordinasi oleh Bambang Murdianto dari Kantor Perpustakaan
dan Arsip Daerah Kabupaten Semarang, membenahi administrasi perpustakaan;
dimulai dengan pengklasifikasian koleksi Teras Baca Tsoraya.
![]() |
Para volunteer di Teras Baca Tsoraya |
Sobikah, “Saya
merasa terpanggil untuk ikut menerapkan teori yang saya dapatkan dalam
perkuliahan secara langsung, agar saya bisa ikut berguna walaupun sedikit bagi
masyarakat”. Sobikah adalah salah satu volunteer yang kuliah di D2
Perpustakaan pokjar Banyubiru. “Jarak
yang jauh juga bukan kendala bagi saya”, tambah Mbak Sobikah. (BM.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar